News
11/5/2019
Mashhad Punya Kapasitas Jadi Pusat Ilmu Dunia Islam

 
Mashhad Punya Kapasitas Jadi Pusat Ilmu Dunia Islam

Rektor Universitas Imam Ridha as mengatakan, kota Mashhad dengan keberadaan Makam Suci Imam Ridha as, memiliki kapasitas untuk berubah menjadi pusat ilmu Dunia Islam.

Astan News melaporkan, Dr. Morteza Rojouei dalam pameran buku Mashhad ke-21 menuturkan, pengembangan strategi keilmuan di arena internasional tanpa memperhatikan kapasitas, peluang, sumber dan kapabilitas yang dimiliki kota Mashhad, tidak mungkin dilakukan.

Ia menambahkan, kapasitas potensial yang diciptakan Haram Suci Razavi di kota Mashhad, sungguh luar biasa dan kami menyaksikan kecenderungan tinggi ulama sejak dulu hingga sekarang untuk hadir di Mashhad, dan kapasitas ini tidak ditemukan di kota-kota besar Iran yang lain.

Rektor Universitas Imam Ridha as menjelaskan, keberadaan Hauzah Ilmiah kuno di Khorasan dan 30 universitas serta lembaga pendidikan tinggi di Mashhad, sebagai pemain kunci di bidang pendidikan, telah membuka kesempatan bagi kota ini untuk mengubah diri menjadi pusat ilmu Dunia Islam. 

Rojouei menyinggung kehadiran mahasiswa asing di kota Mashhad dan menuturkan, 8000 mahasiswa asing menuntut ilmu di kota Mashhad, 800 orang di antaranya belajar di Universitas Imam Ridha as.

Ia menekankan upaya mengembangkan aktivitas internasional yang tidak hanya terbatas pada penerimaan mahasiswa asing.

"Universitas Imam Ridha as tidak punya visi persaingan dan komersial dalam menerima mahasiswa asing, dalam interaksi global ia berusaha memperkuat poros perlawanan dan berusaha menarik perhatian mahasiswa dari negara-negara Muslim serta tetangga Iran dengan memperkuat pondasi keilmuan mahasiswa pada poros perlawanan," paparnya.

Bersamaan dengan diselenggarakannya pameran buku internasional Mashhad ke-21, digelar pula 6 seminar ilmiah di sela pameran ini.
 
Jumlah Pengunjung (Visitor):31
 
Komentar
 
امتیاز دهی
 
 

نظر شما
نام
پست الكترونيک
وب سایت
نظر
...