News
8/2/2019
Sejarawan Muda Jepang Peluk Islam di Haram Suci Razavi

 
Sejarawan Muda Jepang Peluk Islam di Haram Suci Razavi

Di malam kesyahidan Imam Muhammad Jawad as, seorang sejawaran muda Jepang setelah melakukan penelaahan panjang, terpana oleh tempat suci ini dan memutuskan untuk memeluk agama Islam.

Astan News melaporkan, pemuda 21 tahun asal Jepang yang mengganti namanya menjadi Hussein itu menuturkan, empat bulan lalu saya datang ke Iran atas undangan Jamiatul Mustafa Al Alamiah untuk menyelesaikan tugas akhir saya bersama rombongan sejarawan kota Tokyo, Jepang.

Ia menambahkan, awalnya dalam melakukan kajian dan penelaahan tentang Islam, saya mengikuti kursus singkat bahasa Farsi, di samping itu belajar agama Islam dan arsitektur Islam.

Menurut Hussein, pada kesempatan pertamanya mengunjungi kota suci Mashhad dan Makam Suci Imam Ridha as, ia langsung jatuh cinta, dan sangat tertarik akan keagungan arsitektur kompleks makam suci ini, dan dalam pandangan pertama menurutnya tempat ini dari sisi arsitektur, sangat menakjubkan dan indah.

Ia melanjutkan, setelah selesai pekerjaan saya dan rombongan kembali ke Jepang, saya akan tinggal lebih lama di kota Mashhad dan akan mengkajinya, hari ini saya berniat kembali ke negara saya, setelah berkonsultasi dengan pakar agama di Haram Suci Razavi, saya memutuskan untuk memeluk Islam dan menjadi seorang Muslim.

Mualaf muda Jepang ini menegaskan, Haram Suci Razavi merupakan salah satu tempat kegiatan agama dan kebudayaan terpenting di dunia Syiah, dan memiliki kedudukan khusus serta unggul, tempat ini merupakan kombinasi dari arsitektur dan seni Islam, yang nilai spiritualitasnya menarik pemikiran dan hati setiap orang ke arah Tuhan.
 
Jumlah Pengunjung (Visitor):41
 
Komentar
 
امتیاز دهی
 
 

نظر شما
نام
پست الكترونيک
وب سایت
نظر
...