News
6/12/2019
Universitas Islam Razavi Gelar Seminar Haji, Dunia Islam dan Kesepakatan Abad

 
Universitas Islam Razavi Gelar Seminar Haji, Dunia Islam dan Kesepakatan Abad

Sebagaimana dilaporkan Astan News, seminar bertema "Haji, Dunia Islam dan Kesepakatan Abad" diselenggarakan Universitas Islam Razavi untuk menyambut tibanya musim Haji dan mereaksi pertemuan pendahuluan para pemimpin negara Arab dengan Amerika Serikat, rezim Zionis Israel dan beberapa negara Eropa dalam kerangka proyek Kesepakatan Abad.

Perwakilan dari beberapa organisasi perlawanan Palestina, tokoh akademisi dan cendekiawan Iran berpartisipasi dalam seminar ini.

Universitas Islam Razavi berupaya mengungkap berbagai dimensi rahasia konspirasi negara-negara Eropa, Amerika dan Israel dengan mengundang intelektual Muslim dan cendekiawan ke seminar ini.

Rektor Universitas Islam Razavi, Hujatulislam Sayid Hassan Vahdati Shobeiri mengatakan, musuh Islam dan proyek Kesepakatan Abad berusaha memecah belah umat Islam, namun patut disyukuri Muslimin dunia sudah menyadarinya dan melakukan sebuah gerakan berkelanjutan.

Ia menambahkan, di antara aktivitas Universitas Islam Razavi adalah menunjukkan haji sebagai sebuah momentum yang tepat untuk mengenalkan Revolusi Islam dan menyampaikan pesan Revolusi Islam Iran ke seluruh penjuru dunia dan umat Islam dunia.
 
Rektor Universitas Islam Razavi menerangkan, umat Islam di manapun mereka berada membutuhkan persatuan, interaksi dan solidaritas. Umat Islam harus satu kata dan berdiri menghadapi musuh.

Vahdati Shobeiri menjelaskan, patut disyukuri seminar ini berhasil mencapai target, dan para tamu dari dalam dan luar negeri berpartisipasi dalam seminar ini. Mereka yang menyampaikan paparannya dalam bahasa Inggris dan Arab itu, merupakan tokoh Muslim Syiah dan Ahlu Sunnah, semua sepakat bahwa sudah tiba waktunya umat Islam untuk satu suara dalam masalah politik, ekonomi, budaya dan sosial.
 
Lebih lanjut ia menuturkan, apa masalahnya kita umat Islam jika punya pasar Muslim bersama atau pusat arbitrasi bisnis bersama untuk Dunia Islam. Mengapa umat Islam harus menyelesaikan perselisihan di antara mereka dengan merujuk ke pengadilan asing ?
Rektor Universitas Islam Razavi melanjutkan, musuh dalam kerangka Kesepakatan Abad yang sama sekali tidak pernah diungkap esensinya, berusaha menyibukkan umat Islam dengan slogan-slogan kosong.

Menurut Vahdati Shobeiri, tujuan mereka adalah menyimpangkan Dunia Islam dari realitas masyarakat Muslim sehingga saling bertengkar. Kesepakatan Abad tidak lain adalah untuk menciptakan perpecahan di antara umat Islam. Akan tetapi patut disyukuri Muslimin sadar dan Islam bangkit sehingga mendorong mereka melakukan gerakan berkelanjutan.

Ia menyebut haji sebagai kesempatan yang baik untuk mewujudkan persatuan umat Islam. Muslim, katanya, di musim haji harus memahami pesan Ilahi dan hanya memikirkan persatuan, serta mencapai derajat penghambaan kepada Tuhan, substansi haji tidak lain adalah berserah diri pada perintah Tuhan.
 
Jumlah Pengunjung (Visitor):40
 
Komentar
 
امتیاز دهی
 
 

نظر شما
نام
پست الكترونيک
وب سایت
نظر
...