News
5/11/2019
Seorang Wanita Buddha Masuk Islam di Haram Suci Razavi

 
Seorang Wanita Buddha Masuk Islam di Haram Suci Razavi

Seorang perempuan warga negara Thailand yang beragama Buddha mengucapkan dua kalimat syahadat di kompleks Makam Suci Imam Ridha as dan mengganti namanya menjadi Maryam.

Astan News melaporkan, pembacaan dua kalimat syahadat perempuan Thailand itu dilakukan hari Sabtu (11/5/2019) pagi di kantor Kepala Divisi urusan Peziarah Non-Iran, Haram Suci Razavi.

Seorang perempuan Thailand berusia 32 tahun setelah melakukan kajian mendalam terkait agama Islam selama beberapa tahun, akhirnya memutuskan untuk meninggalkan agama lamanya, Buddha, dan memeluk Islam serta memilih Syiah sebagai mazhabnya.

Di sela acara, perempuan Thailand itu berkata, 11 tahun lalu saya berkenalan dengan salah satu kolega saya yang Muslim dan saat saya menyaksikan perilaku, doa serta  munajatnya, saya begitu tertarik untuk mempelajari agama Islam lebih mendalam.

Ia menambahkan, selama beberapa tahun saya melakukan penelaahan dan penelitian seputar agama dan mazhab, sehingga pada akhirnya saya berkesimpulan bahwa agama dan mazhab-mazhab itu punya banyak kekurangan, dan menurut saya, Islam serta Syiah merupakan yang terunggul dan paling sempurna, saat itulah saya memutuskan untuk menjadi Muslim.

Perempuan mualaf itu menjelaskan, di setiap agama dan mazhab yang saya pelajari, saya menemukan pelajaran-pelajaran bernilai yang tersebar, dan kerja keras Muslimlah yang bisa mencapai puncak spiritualitas dan kesempurnaan.

Ia menegaskan, shalat adalah ibadah yang paling indah dalam Islam. Menurutnya, shalat menempati kedudukan tinggi dan sangat penting dalam agama ini, dan menurutnya shalat adalah ibadah yang paling mulia ketimbang ibadah-ibadah lainnya. 

Lebih lanjut ia menerangkan, Makam Suci Imam Ridha as dan bulan suci Ramadhan adalah tempat dan waktu terbaik bagi saya untuk terlahir kembali ke dunia, saya gembira dengan keputusan ini dan saya berharap bisa mencerna hakikat-hakikat agama Islam dan berjalan meniti jalan kesempurnaan.

Di akhir acara, perempuan Thailand itu mendapatkan hadiah dari Divisi urusan Peziarah Non-Iran, Haram Suci Razavi berupa satu jilid Al Quran dengan terjemahan bahasa Inggris, seperangkat alat shalat dan jilbab, buku dan bingkisan budaya.
 
Jumlah Pengunjung (Visitor):53
 
Komentar
 
امتیاز دهی
 
 

نظر شما
نام
پست الكترونيک
وب سایت
نظر
...