News
4/8/2019
Marvi: Tempat Suci Irak-Iran Harus Kibarkan Bendera Persaudaraan

 
Marvi: Tempat Suci Irak-Iran Harus Kibarkan Bendera Persaudaraan

Perwalian Haram Suci Razavi, Hujatulislam Ahmad Marvi dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Irak mengatakan, tempat-tempat suci Islam di Irak dan Iran harus menjadi pemegang panji persatuan dan persaudaraan dua negara.

Astan News melaporkan, Hujatulislam Ahmad Marvi dalam pertemuan dengan PM Irak, Adel Abdul Mahdi, Ahad 7/4/2019) malam di Aula Velayat, Kompleks Makam Suci Imam Ridha as, menyinggung kesamaan budaya dan sejarah Iran dan Irak.

Ia menuturkan, warisan budaya bersama Iran dan Irak, rekam jejak sejarah dan mazhab ribuan tahun, dan yang terpenting dari semua adalah kecintaan terhadap Ahlul Bait as sebagai jantung dan ruh dua bangsa.

Hujatulislam Ahmad Marvi menuturkan, pawai Arbain sebagai sebuah peristiwa internasional yang luar biasa, di samping seluruh manfaat spiritualnya, telah menunjukkan kekuatan dan stabilitas Irak.

Menurutnya, Mashhad adalah pusat berkumpulnya para pecinta Imam Ridha as dari seluruh penjuru dunia dan kita setiap tahun kedatangan jutaan peziarah Irak dan kami bangga melayani mereka.

Perwalian Haram Suci Razavi menjelaskan, musuh melancarkan serangan media dan menyebarkan kebohongan terkait kekuatan dan hubungan kita ini, kebencian dan dendam itu lahir dari kemarahan mereka atas hubungan baik rakyat Irak dan Iran di bawah kecintaan pada keluarga suci Nabi Muhammad Saw.

Hujatulislam Marvi lebih lanjut menerangkan, saya ucapkan terimakasih atas kesepakatan terbaru anda dengan Presiden Iran untuk menghapus biaya visa ke Irak.

"Dapat dipastikan kebersamaan anda dan rakyat Irak di masa sanksi Iran dapat membantu memperdalam hubungan bersahabat dan bersejarah dua negara," ujarnya.

Perwalian Haram Suci Razavi melanjutkan, Haram Suci Razavi menyambut setiap prakarsa untuk memainkan peran lebih besar dalam mempererat hubungan dua negara.

Hujatulislam Marvi menandaskan, Haram Suci Razavi adalah sebuah lembaga yang sepenuhnya relijius dan merakyat, dan kecintaan 1.200 tahun rakyat terhadap tempat-tempat suci Islam, telah membuka peluang kemajuan luas di bidang ekonomi, budaya, pendidikan dan akademik, dan semua bidang ini dapat menciptakan interaksi bilateral dua negara.
 
Jumlah Pengunjung (Visitor):97
 
Komentar
 
امتیاز دهی
 
 

نظر شما
نام
پست الكترونيک
وب سایت
نظر
...