News
10/11/2018
Lebih dari 66 Ribu Peziarah Non-Iran Nikmati Makanan Imam Ridha

 
Lebih dari 66 Ribu Peziarah Non-Iran Nikmati Makanan Imam Ridha

Kepala restoran Halaman Ghadir mengatakan, lebih dari 66 ribu peziarah non-Iran sejak awal tahun hingga sekarang menikmati makanan penuh berkah Imam Ridha as.

Kepala restoran Imam Ridha as, Ali Asghar Yazdani, dalam wawancara dengan Astan News menuturkan, sejak awal tahun hingga sekarang sekitar 2.487 ribu orang menikmati makanan Imam Ridha as di restoran yang terletak di Halaman Ghadir dan dari jumlah itu, 66 ribunya adalah peziarah non-Iran.

Ia juga menyinggung peningkatkan kapasitas restoran dan menjelaskan, kapasitas restoran Imam Ridha as di Halaman Ghadir di waktu makan siang dan makan malam mencapai 10.000 orang, akan tetapi sekarang di tiga waktu makan, sarapan, makan siang dan makan malam di hari-hari biasa sekitar 13 ribu orang yang dibagi sekitar 7000 orang untuk makan siang, 5000 orang makan malam dan 1000 sarapan.

Yazdani juga menyinggung program pemberian makan kepada kaum fakir miskin oleh Haram Suci Razavi setiap tahun di bulan suci Ramadhan. Ia menerangkan, di bulan suci Ramadhan tahun lalu sekitar 40.000 porsi makanan berkah dimasak dan dibagikan ke wilayah-wilayah miskin, tahun ini selain menjamu tamu-tamu di restoran Imam Ridha as, setiap hari 10.000 porsi makanan berkah juga dikirim ke wilayah miskin.

Kepala restoran Imam Ridha as Halaman Ghadir mengatakan, di malam Tasua dan Asyura Imam Hussein as tahun ini, masing-masing 16.000 dan 18.000 porsi makanan berkah dibagikan kepada para peziarah di Serambi Imam Khomeini, Haram Suci Razavi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, restoran Imam Ridha as membagikan 18.000 porsi makanan berkah kepada para peziarah yang berjalan kaki di akhir bulan Safar setiap hari. Menurut keterangan Yazdani, setiap hari Kamis, 1.500 porsi makanan dikirim oleh restoran Imam Ridha as dengan kerja sama divisi urusan kesejahteran peziarah ke distrik-distrik miskin, departemen keselamatan Haram Suci Razavi juga di masjid-masjid di sekitar kota Mashhad digelar acara pembagian makanan dilakukan dengan menunjukkan daftar masjid.

Ia melanjutkan, restoran Imam Ridha as di Halaman Ghadir diresmikan oleh Perwalian Haram Suci Razavi pada 29 Esfand 1395 Hs dan hingga kini telah menjamu sekian banyak peziarah Imam Ridha as yang tak terhitung jumlahnya. Selain mempekerjakan sekitar 90 tenaga kerja resmi dan yayasan penyalur dan logistik Razavi, 130 orang laki-laki dan 80 perempuan menjadi pekerja kehormatan di restoran Imam Ridha as Halaman Ghadir.

Yazdani terkait proses memasak makanan di restoran Imam Ridha as di Halaman Ghadir menuturkan, untuk memasak makanan berkah di restoran Imam Ridha as digunakan energi gas dan uap, dan proses memasak dilakukan secara mekanik dan semi industri, sehingga selain mempercepat proses memasak makanan berkah, juga bisa menjamu peziarah dalam jumlah yang banyak dengan makanan berkah berkualitas tinggi.

Ia menambahkan, salah satu manfaat sistem memasak menggunakan mesin di restoran Imam Ridha as adalah dapat menurunkan kerusakan beras dalam proses memasak, sekitar 29 mesin pemasak Khoresh dengan sistem penguapan digunakan selain kompor gas biasa untuk memasak Khoresh dan teknologi ini menyebabkan hasil masakan lebih baik dan lebih berkualitas.  
Jumlah Pengunjung (Visitor):216
 
Komentar
 
امتیاز دهی
 
 

نظر شما
نام
پست الكترونيک
وب سایت
نظر
...