News
7/10/2019
Penghargaan Dunia Goharshad Ke-4 Umumkan Pemenang

 
Penghargaan Dunia Goharshad Ke-4 Umumkan Pemenang

Bersamaan dengan tibanya hari ke-7 Pekan Karamah, diselenggarakan acara penutupan Penghargaan Dunia Goharshad ke-4 dan para pemenang sudah diumumkan.

Astan News melaporkan, pada acara penutupan Penghargaan Dunia Goharshad ke-4 yang diselenggarakan hari ini, Rabu (10/7/2019) di Aula Qods, Haram Suci Razavi, Nyonya Rubab Zaidi, Rektor Jamiatul Zahra as, kota Lakanhu, India, Yasaman Hasanat, seorang perempuan pejuang dari Afghanistan, Zainab Isa, istri dan ibu dari 6 martir dari Nigeria, Hala Kiti, seorang mualaf dari Myanmar dan penerjemah kitab Sahifah Sajjadiyah, terpilih menjadi pemenang Penghargaan Dunia Goharshad dari luar Iran, sementara Shahnaz Ebadani, pewakaf dan direktur yayasan amal Mohades, Sayidah Azam Hosseini, penulis dan peneliti, Bibi Fatemeh Haqiru Saadat, pencipta dua produk berbasis sains dan aktif di bidang keperempuanan dan Dr. Nafiseh Saqafi, pakar perempuan dan ibu hamil yang juga aktif di bidang konstruksi dan kedokteran, berasal dari Iran.

Sekretaris Panitia Penghargaan Dunia Goharshad menjelaskan, penghargaan ini diberikan dengan maksud untuk menghargai para perempuan unggul dan dermawan di seluruh penjuru dunia di bawah nama Imam Ridha as, dan atas nama salah satu pelayan Imam Ridha as, dengan tujuan untuk  memanfaatkan kapasitas besar Haram Suci Razavi dalam menyebarluaskan ajaran Al Quran dan Ahlul Bait as serta menggerakan budaya kedermawanan, sehingga setiap tahun, 8 perempuan unggul dan dermawan dari dalam dan luar Iran, dipilih untuk menerima penghargaan dunia ini.

Ali Sarvari menambahkan, Nyonya Goharshad adalah seorang figur perempuan dermawan, pecinta ilmu pengetahuan, pewakaf, pemimpin dan bijaksana, selain menyumbangkan barang-barang wakaf yang cukup banyak ke Makam Suci Imam Ridha as, ia juga melakukan sejumlah langkah berharga di bidang kebudayaan, sosial dan peradaban.

Menurutnya, Masjid Goharshad sebagai peninggalan sejarah dan peradaban yang ada di kompleks Makam Suci Imam Ridha as yang berdiri sejak 600 tahun lalu, adalah tempat yang menjadi saksi sejarah banyak tokoh-tokoh agama besar mengajar dan menyebarkan ajaran Islam di sini, semuanya berkat keikhlasan dan pengorbanan Nyonya Goharshad.

Sarvari menuturkan bahwa cakupan penghargaan dunia Goharshad tidak hanya terbatas pada masalah wakaf, tapi seluruh bidang kedermawanan. Standar yang digunakan dalam memilih 8 pemenang ini di antaranya adalah pengorbanan dan kesyahidan, perlawanan dan kebangkitan Islam, menggerakan budaya dan seni, wakaf dan amal, pelayanan di bidang konstruksi dan medis, ilmu pengetahuan, pendidikan dan riset, dan bidang manajemen dan wirausaha.

Menurutnya, partisipasi aktif di dunia maya, interaksi dengan institusi dan lembaga dalam serta luar Iran, dan penyelenggaraan Malam Syair Goharshad ketiga, di antara langkah sekunder dalam penganugerahan penghargaan ini.

Sarvari menjelaskan, salah satu program acara dalam penghargaan mendatang adalah pembentukan jaringan global perempuan dermawan dan aktivitas penyiaran dan media yang membutuhkan perluasan dan penyempurnaan bank data, dan kami berharap dengan mengenalkan perempuan-perempuan dermawan lewat situs, maka kekayaannya akan bertamah dan dengan memanfaatkan kapasitas media serta para ilmuwan dalam mewujudkan sebagian target yang menjadi penekanan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, kami dapat mengambil langkah efektif.
 
Jumlah Pengunjung (Visitor):14
 
Komentar
 
امتیاز دهی
 
 

نظر شما
نام
پست الكترونيک
وب سایت
نظر
...