News
2/10/2019
Haram Razavi Perluas 1 Juta Meter Zona Budaya Mashhad

 
Haram Razavi Perluas 1 Juta Meter Zona Budaya Mashhad

Astan News melaporkan, Perwalian Haram Suci Razavi, Hujatulislam Sayid Ebrahim Raisi di acara pengoperasian beberapa proyek kebudayaan Haram Suci Razavi yang diselenggarakan di tempat wisata budaya pendidikan Imam Ridha as mengatakan, sekarang sudah diambil beberapa langkah terkait pelayanan budaya untuk para peziarah.

Raisi menambahkan, setiap tahun lebih dari 10.000 rombongan pelajar, mahasiswa dan delegasi keagamaan mendatangi kota Mashhad, oleh karena itu kita harus membuka peluang peningkatan pengetahuan dan pelayanan budaya untuk mereka.

Perwalian Haram Suci Razavi menuturkan, rata-rata setiap peziarah Imam Ridha as tinggal di Mashhad selama tiga hari setengah, karenanya waktu berharga para peziarah di luar waktu ziarah ke Makam Suci Imam Ridha as harus menjadi perhatian dan diisi dengan aktivitas budaya dan makrifat.

Raisi juga menyinggung kehadiran lebih dari 30 juta peziarah setiap tahun di Mashhad dan menjelaskan, setiap hari jumlah peziarah terus bertambah, maka dari itu para pejabat pemerintah sangat perlu untuk menjaga dan memperluas zona budaya kota ini sesuai dengan julukan kota spiritual Iran dan predikat ibukota budaya Dunia Islam yang disandang Mashhad.
 
Lokasi wisata budaya pendidikan Imam Ridha as atau yang lebih dikenal dengan Taman Bildar dengan luas sekitar 180 hektar terletak di wilayah Yilaghi Torghabeh, Mashhad yang selama bertahun-tahun digunakan secara terbatas, namun atas instruksi Perwalian Haram Suci Razavi, Hujatulislam Sayid Ebrahim Raisi, taman ini diubah menjadi lokasi wisata budaya-pendidikan untuk kalangan muda.

Acara pembukaan fase kedua taman wisata budaya Imam Ridha as, Kamis (7/2/2019) dihadiri oleh Walikota Mashhad, Mohammad Reza Kalaei dan Komandan Korps Imam Ridha as, Brigjen Ali Nazari, dan seiring dengan dibukanya lokasi wisata ini, gedung olahraga, asrama, restoran dan yang lainnya selesai dibangun dan mulai dioperasikan.

Dalam acara ini, beberapa proyek budaya termasuk kompleks olahraga Mahdiabad di sekitar kota Mashhad, operasi perluasan lingkungan olahraga Shahid Rajaei, sekolah 12 kelas Imam Ridha as di Sarakhs, perpustakaan Gonabad dan bengkel pelatihan Chehel Ceragh di Boushehr dan Ahvaz juga diresmikan melalui video conference.

Bertepatan dengan peringatan 40 tahun kemenangan Revolusi Islam Iran, 40 buku baru diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Haram Suci Razavi (Beh Nashr) dengan dihadiri oleh Perwalian Haram Suci Razavi.

Roya-ye Agh Tarim, Dasht Yaghiha, Adamha-ye Galat, Khalvat Modir, Tigh va Taj, Rant, Farhang-e Seyasi Tabaei dan Eghtedaraei dar Iran, Ajan-e Barandaze, kumpulan 22 jilid sebuah riwayat sahih dan yang lainnya, merupakan beberapa buku baru yang diterbitkan oleh lembaga penerbitan Haram Suci Razavi seputar tema Revolusi Islam.

Direktur pelaksana Lembaga Penerbitan Haram Suci Razavi, Hossein Saeidi menuturkan, penerbitan Haram Suci Razavi sebagai penerbitan terbesar di timur Iran sejak tahun 2016 hingga 2018 menempatkan perwakilan di seluruh penjuru Iran untuk memudahkan akses dan kecepatan bagi seluruh masyarakat untuk mendapatkan produk-produk budaya Haram Suci Razavi.

Ia menambahkan, lembaga ini bermaksud merubah diri menjadi pusat kebudayaan dari sekedar toko buku dan produk budaya, dengan maksud untuk menyebarluaskan budaya belajar dan membaca. Oleh karena itu dalam waktu dekat di toko buku dan produk budaya Beh Nashr yang terletak di Bundaran Imam Khomeini, akan dibuka kafe buku khusus perempuan.
 
Jumlah Pengunjung Situs (Visitor):105
 
Komentar
 
امتیاز دهی
 
 

نظر شما
نام
پست الكترونيک
وب سایت
نظر
...