News
12/21/2018
Unit Elektroensefalografi Daru Shifa Imam Ridha Siap Layani Masyarakat

 
Unit Elektroensefalografi Daru Shifa Imam Ridha Siap Layani Masyarakat

Direktur pelaksana Lembaga Medis Haram Suci Razavi mengatakan, unit Elektroensefalografi (EEG) Daru Shifa Imam Ridha as berada dalam kesiapan penuh untuk melakukan proses Elektroensefalografi pada pasien di berbagai jenjang usia khususnya anak-anak di bawah tujuh tahun saat tidur ataupun terjaga.

Dr. Nasser Sargolzaiei mengatakan, unit Elektroensefalografi Daru Shifa Imam Ridha as melakukan tiga tipe Elektroensefalografi (EEG) yang meliputi Elektroensefalografi saat terjaga, Elektroensefalografi pada anak-anak di bawah tujuh tahun dan Elektroensefalografi pada orang dewasa saat tertidur dengan akurasi khusus.

Menurutnya proses Elektroensefalografi adalah proses merekam aktivitas elektrik di sepanjang kulit kepala. EEG mengukur fluktuasi tegangan yang dihasilkan oleh arus ion di dalam neuron otak. Ia menambahkan, selama delapan bulan pertama tahun 1397 Hs (Maret-Oktober 2018) lebih dari 260 pasien mendapat pelayanan Elektroensefalografi di Daru Shifa Imam Ridha as yang lokasinya terletak di lantai pertama pusat medis ini di samping Makam Suci Imam Ridha as.

Direktur pelaksana Lembaga Medis Haram Suci Razavi juga menyinggung satu hari yang dikhususkan untuk melakukan Elektroensefalografi pada para pasien yang menderita gangguan tidur dalam situasi tidur alami di Daru Shifa Imam Ridha as. 

Ia menerangkan, para pasien itu dapat menjalani tahap tidur nyenyak dan alami di unit Elektroensefalografi pusat medis ini pada shift pagi sehingga proses Elektroensefalografi dilakukan dengan sempurna, pelaksanaan Elektroensefalografi bagi para pasien ini dua hingga tiga kali lipat lebih lama dibandingkan dengan jenis pasien lain dan pasien saat merujuk harus berada dalam tahap kurang tidur.

Dr. Sargolzaiei menekankan keamanan dan keunggulan Elektroensefalografi ini dan menuturkan, waktu yang dibutuhkan untuk proses Elektroensefalografi dengan syarat pasien mau bekerjasama adalah 30 menit, akan tetapi terkadang karena pasien mengalami stress, waktunya lebih lama. Karena pasien saat menjalani Elektroensefalografi harus pada kondisi yang tenang sepenuhnya sehingga identifikasi bisa dilakukan dengan benar dan akurat.

Ia juga menyinggung aktivitas unit Elektroensefalografi Daru Shifa Imam Ridha as di bawah pengawasan Dr. Mohammad Mahdi Etemadi yang merupakan salah satu pakar penyakit otak dan saraf terkemuka di kota Mashhad.

“Alat Elektroensefalogram di Daru Shifa Imam Ridha as termasuk berada di jajaran alat yang terbaik dan paling akurat, begitu juga biaya tes deteksi di Daru Shifa Imam Ridha as jauh lebih rendah dibandingkan di tempat-tempat lain,” imbuhnya.

Direktur pelaksana Lembaga Medis Haram Suci Razavi memberikan saran kepada para pasien dan menjelaskan, semua pasien harus membersihkan daerah sekitar kepala mereka sehingga lokasi yang akan dipasangi elektroda steril dari segala bentuk lemak berlebih. Begitu juga pada pasien dewasa proses Elektroensefalografi saat terjaga harus dilakukan tanpa rasa lelah dan lapar di pagi hari di unit ini.

Menurutnya, anak-anak di bawah tujuh tahun juga harus berada dalam kondisi kurang tidur sehingga dengan mengkonsumsi sirup tidur ia akan tertidur dengan cepat dan tidak terjaga saat dilakukan proses Elektroensefalografi. 

Dr. Sargolzaiei mengatakan, aktivitas unit Elektroensefalografi di Daru Shifa Imam Ridha as sudah berlangsung selama 10 tahun. Para peziarah dan warga sekitar Haram Suci Razavi yang disarankan dokter untuk melakukan proses Elektroensefalografi, dapat mengambil antrian di shitf pagi di unit ini dan mendapatkan pelayanan dari lembaga medis Haram Suci Razavi.

Ia melanjutkan, Elektroensefalografi adalah proses merekam aktivitas elektrik di kulit kepala dengan maksud untuk mengevaluasi para penderita konvulsi, epilepsi, cedera otak traumatik, tumor otak, gangguan psikologis dan yang lainnya.

Elektroensefalogram adalah alat yang memungkinkan pemindahan gelombang elektrik otak pasien lewat perantara elektroda ke alat dan merekamnya di atas gulungan kertas dan diperiksa oleh dokter. Elektroda-elektroda alat ini dihubungkan ke beberapa bagian kepala seperti frontal lobe, occipital bone, parietal bone, temporal bone dan central bone. 
 
Jumlah Pengunjung (Visitor):95
 
Komentar
 
امتیاز دهی
 
 

نظر شما
نام
پست الكترونيک
وب سایت
نظر
...