News
11/16/2018
Divisi urusan Peziarah Non-Iran Cetak 50 Juta Buku

  
Divisi urusan Peziarah Non-Iran Cetak 50 Juta Buku

Kepala Divisi urusan Peziarah Non-Iran, Haram Suci Razavi mengabarkan penerbitan dan pembagian 50 juta eksemplar buku khusus untuk para peziarah non-Iran di kompleks Makam Suci Imam Ridha as sejak awal kemenangan Revolusi Islam Iran hingga kini.

Astan News melaporkan, Sayid Mohammad Javad Hasheminejad menjelaskan, sejak awal kemenangan Revolusi Islam Iran hingga kini, 50 juta jilid buku khusus para peziarah non-Iran diterbitkan dan dibagikan.

Ia menambahkan, sejak awal tahun hingga sekarang divisi ini tercatat sebagai lembaga yang paling banyak menerbitkan buku dan memproduksi paket budaya terkait peziarah non-Iran dan sekitar setengah juta eksemplar sudah dicetak dalam 8 bahasa dunia.

Menurut Hasheminejad, setiap tiga peziarah non-Iran minimal mendapatkan satu jilid buku dan paket budaya dan tahun ini lebih dari 5 juta peziarah dari berbagai latar belakang budaya dan etnis berbeda menziarahi Makam Suci Imam Ridha as di Mashhad.

Ia melanjutkan, dengan memperhatikan kehadiran para ilmuwan dan pemikir dari berbagai negara di bulan Muharam dan Safar tahun ini, kami menganggap hal ini sebagai kesempatan berharga dan dengan menyelenggarakan pertemuan serta seminar-seminar ilmiah, kami memanfaatkan pandangan mereka dalam rangka tabligh dan pengajaran agama.

Kepala Divisi urusan Peziarah Non-Iran, Haram Suci Razavi juga menyinggung perkembangan yang terjadi di level dunia dan kawasan Timur Tengah.

Ia menuturkan, sebagian besar peziarah mengalami kesulitan untuk datang ke Mashhad dan Haram Suci Razavi mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mengatasi masalah ini sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik di berbagai bidang termasuk kesejahteraan dan kebudayaan bagi para peziarah.

Hasheminejad mengatakan, tahun lalu 1,8 juta orang dari seluruh penjuru dunia dari berbagai bangsa berkunjung ke Mashhad. Sementara tahun ini di awal tahun saja, lebih dari dua juta peziarah asal Irak mendatangi Makam Suci Imam Ridha as dan menikmati berbagai program acara yang disediakan untuk mereka.

Ia menerangkan, asisten pelayan kehormatan dan resmi yang memberikan pelayanan di tempat ini adalah orang-orang terbaik dan pakar di bidangnya, mereka bekerja 24 jam secara bergantian untuk memberikan kepuasan pada para peziarah sampai mereka kembali ke negaranya.

Hasheminejad juga menekankan aktivitas dalam urusan peziarah non-Iran yang memiliki sandaran ilmiah. Ragam pekerjaan di bidang ini sangat banyak yang membuat kewajiban kami menjadi lebih berat, oleh karena itu kami bekerja keras agar potensi yang dimiliki para pelayan dapat ditingkatkan sampai titik ideal  
 
Komentar
 
امتیاز دهی
 
 

نظر شما
نام
پست الكترونيک
وب سایت
نظر
...